Musda XI Golkar Kota Bogor Digelar Hari Ini, Rusli Prihatevy Melaju Sendirian Menuju Kursi Ketua

Pengembalian formulir pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor jelang pelaksanaan Musda XI di Hotel Braja Mustika, Bogor. (Dok. Golkar Kota Bogor)
Pengembalian formulir pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor jelang pelaksanaan Musda XI di Hotel Braja Mustika, Bogor. (Dok. Golkar Kota Bogor)

Harnas.id, BOGOR – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bogor dipastikan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, di Hotel Braja Mustika, Jalan Dr. Semeru, Kota Bogor. Menjelang pelaksanaan forum lima tahunan tersebut, panitia memastikan hanya satu nama yang resmi mendaftarkan diri dan mengembalikan formulir pencalonan ketua, yakni Rusli Prihatevy.

Kondisi tersebut membuat Rusli menjadi satu-satunya bakal calon yang akan dibawa ke forum Musda. Dengan tidak adanya kandidat lain yang masuk hingga batas akhir pendaftaran, peluang Rusli untuk kembali memimpin DPD Partai Golkar Kota Bogor periode berikutnya terbuka lebar.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor, Eka Wardhana, mengatakan seluruh tahapan pencalonan telah dijalankan sesuai jadwal dan mekanisme organisasi yang berlaku. Saat ini panitia tinggal mematangkan pelaksanaan agenda utama Musda.

“Besok pukul 08.30 WIB kami akan menyelenggarakan Silaturahmi Akbar yang Insya Allah dihadiri sekitar 1.200 keluarga besar Partai Golkar di Hotel Braja Mustika. Selanjutnya Musda akan dibuka pukul 13.30 WIB,” ujar Eka Wardhana kepada awak media, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, rangkaian kegiatan yang telah disiapkan bukan hanya menjadi agenda internal partai, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan keluarga besar Golkar Kota Bogor.

Karena itu, pihak panitia berharap seluruh tahapan berjalan tanpa hambatan hingga menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bogor agar seluruh rangkaian Musda diberikan kemudahan, kelancaran, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Eka menjelaskan, tanggung jawab panitia sejak pembukaan penjaringan hingga penutupan pengembalian formulir telah dituntaskan. Seluruh proses administrasi pencalonan juga telah diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku dalam organisasi.

“Proses pendaftaran dan pengembalian formulir sudah selesai. Selanjutnya tinggal pelaksanaan Musyawarah Daerah yang akan kami selenggarakan besok. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua panitia dan keluarga besar Partai Golkar,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai jumlah bakal calon yang mengikuti proses penjaringan, Eka menegaskan bahwa hanya satu nama yang menyerahkan dokumen pendaftaran hingga tenggat waktu berakhir.

“Hari ini yang menyerahkan berkas pendaftaran hanya satu orang, yaitu Bapak Rusli Prihatevy. Hasil penjaringan ini akan kami laporkan secara resmi dalam forum Musda,” tegasnya.

Sementara itu, Rusli Prihatevy menyampaikan apresiasi kepada Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) yang dinilai mampu menjalankan seluruh tahapan Musda sesuai aturan organisasi dan arahan dari DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Menurut Rusli, proses pergantian maupun keberlanjutan kepemimpinan di tubuh Partai Golkar selalu memiliki mekanisme yang harus dipatuhi oleh seluruh kader. Karena itu, seluruh tahapan yang telah berlangsung dianggap sebagai bagian penting dalam menjaga marwah organisasi.

“Alhamdulillah proses tahapan yang dilakukan panitia, terutama SC dan OC, sudah berjalan dengan sangat baik sesuai instruksi DPD Provinsi Jawa Barat. Di Partai Golkar, setiap pergantian kepemimpinan lima tahunan memiliki aturan yang wajib ditempuh dan hari ini kami telah melalui seluruh proses sesuai mekanisme organisasi,” kata Rusli.

Rusli juga mengungkapkan bahwa pengembalian formulir pencalonan dilakukan dengan dukungan berbagai elemen Partai Golkar Kota Bogor. Dukungan tersebut datang dari pengurus tingkat kecamatan hingga organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan partai.

Ia menyebut kebersamaan yang ditunjukkan para kader menjadi modal penting dalam menjaga soliditas partai menjelang pelaksanaan Musda.

“Alhamdulillah kami hadir bersama enam pimpinan kecamatan, para ketua dan sekretaris kecamatan, serta organisasi seperti KPPG, MPG, HWK, Himpunan Wanita Karya, MDI, Satkar Ulama, dan unsur pengurus DPD lainnya. Tujuan kami hanya satu, yaitu menjaga keutuhan, kebersamaan, dan kebesaran Partai Golkar Kota Bogor,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Bogor, Erlangga Pramada. Ia menilai proses pengembalian formulir yang berlangsung tertib menjadi cerminan komitmen kader dalam menjaga stabilitas organisasi menjelang forum Musda.

Menurut Erlangga, konsolidasi dan kekompakan kader menjadi faktor penting untuk menghadapi agenda politik dan organisasi ke depan.

“Hari ini saya membersamai Kang Rusli menyerahkan formulir pendaftaran untuk Musda yang akan digelar besok. Kami hadir bersama para pendukung dan tim untuk menjaga kondusivitas, berjuang bersama, dan terus berpegang teguh demi Golkar Kota Bogor,” kata Erlangga.

Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor sendiri menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi Partai Golkar di Jawa Barat. Selain menjadi forum evaluasi dan penyusunan arah kebijakan partai, Musda juga akan menentukan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Bogor untuk masa bakti lima tahun mendatang.

Dengan hanya satu nama yang lolos hingga akhir tahapan penjaringan, perhatian kini tertuju pada jalannya forum Musda yang akan menjadi penentu resmi keberlanjutan kepemimpinan Rusli Prihatevy di tingkat kota.

Editor: IJS