Imam Besar Habib Rizieq Shihab berorasi di tengah massa di DPP Front Pembela Islam (FPI) Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/11/2020). HARNAS.ID | FADLAN SYIAM BUTHO

HARNAS.ID – Penghulu Sukana dibebastugaskan dari tugas tambahannya sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang. Ia kini ditugaskan di Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta Pusat

“Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA. Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat,” kata Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Seperti dilansir laman Kemenag RI, Kamaruddin menjelaskan, keputusan itu sejalan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi bahwa keluarga besar Kemenag harus ketat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) demi menghindari penularan COVID-19 dalam melakukan pelayanan.

Menurut Kamaruddin, keputusan itu diambil setelah tim Itjen Kemenag melakukan proses investigasi. Kepala KUA Tanah Abang dinilai mengabaikan ketentuan terkait prokes saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan Najwa Shihab (putri Habib Rizieq Shihab) dengan Muhamad Irfan di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). Padahal, penerapan prokes itu sudah jelas diatur dalam Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Nomor: P-006/DJ.III/Hk.00.7/06/2020 tanggal 10 Juni 2020 tentang Pelayanan Nikah menuju Masyarakat Produktif Aman COVID-19.

Sebelumnya, Kementerian Agama juga telah memutasi Kepala Kantor Kemenag Jombang melalui Surat Keputusan Menteri Agama No 032232/B.II/3/2020 tanggal 26 Oktober. Sanksi disiplin ini diberikan setelah Kepala Kankemenag Jombang menggelar pesta pernikahan yang menyebabkan kerumunan pada 4 Oktober 2020. 

Kamaruddin menegaskan, arahan Menteri Agama Fachrul Razi sangat jelas. Dalam situasi bagaimanapun, setiap pejabat Kemenag harus berusaha keras menegakkan protokol kesehatan, demi keamanan orang banyak. “Kelalaian atas pelaksanaannya pasti akan diberi tindakan tegas, karena dapat membahayakan orang banyak yang ada di tempat itu, dan juga akan membahayakan anak-anak dan keluarga mereka di rumah saat virus itu terbawa ke rumah.”

Editor: Aria Triyudha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini