BRI Dorong Pegadaian Gandeng SMBC, Akses Pembiayaan UMKM Dibuka Lebih Lebar

Aktivitas pelaku UMKM mengolah kain sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Foto: Humas BRI
Aktivitas pelaku UMKM mengolah kain sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan. Foto: Humas BRI

Harnas.id, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sebagai induk Holding Ultra Mikro (UMi) terus memperkuat ekosistem pembiayaan inklusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Langkah ini salah satunya ditandai dengan kerja sama strategis antara Pegadaian dan SMBC Corporation dalam forum Indonesia–Japan Strategic Partnership di Tokyo, Jepang.

Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendanaan, termasuk melalui skema pembiayaan global atau offshore financing. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pembiayaan segmen ultra mikro dan UMKM di Indonesia.

CEO BRI Group, Hery Gunardi, menegaskan bahwa peran BRI sebagai induk Holding Ultra Mikro tidak hanya sebatas pengelolaan, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem terintegrasi. Sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM disebutnya menjadi kunci dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

“Sinergi ini tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pembiayaan, pendampingan usaha, hingga literasi keuangan,” ujar Hery.

Ia menambahkan, kolaborasi Pegadaian dengan mitra global merupakan bagian dari strategi besar Holding Ultra Mikro untuk memperkuat struktur pendanaan dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Menurutnya, transformasi yang dilakukan seluruh entitas dalam grup diarahkan untuk menciptakan pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendanaan, sekaligus memberikan multiplier effect yang lebih luas bagi pemberdayaan segmen ultra mikro dan UMKM,” lanjutnya.

Hingga akhir Desember 2025, Holding Ultra Mikro BRI Group telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif dengan total lebih dari 187 juta rekening simpanan mikro. Selain itu, sekitar 1,4 juta nasabah PNM tercatat berhasil naik kelas, menunjukkan dampak nyata dari penguatan ekosistem tersebut.

Di sisi lain, Pegadaian juga memperkuat posisinya dalam ekosistem emas nasional melalui layanan bullion dan aplikasi digital. Tercatat, total simpanan emas dalam ekosistem ultra mikro BRI Group mencapai 17,1 ton atau tumbuh signifikan secara tahunan.

Kerja sama Pegadaian dan SMBC juga menjadi bagian dari penguatan hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang. Kolaborasi ini dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam memperluas akses keuangan yang berkelanjutan.

Dalam implementasinya, SMBC akan menyediakan fasilitas kredit kepada Pegadaian, termasuk pembiayaan tematik berupa social loans yang difokuskan pada sektor-sektor dengan dampak sosial tinggi. Fasilitas ini sekaligus menjadi langkah awal bagi Pegadaian untuk mengembangkan akses pendanaan luar negeri guna mendukung ekspansi usaha secara berkelanjutan.

Editor: IJS