Tangkapan layar edukasi secara online tentang perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah COVID-19 oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia kepada para remaja maupun kalangan usia dewasa di kawasan Jabodetabek | HUMAS KIP UI

HARNAS.ID – Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi aspek krusial dalam memutus rantai penularan COVID-19. Hal ini turut menjadi kepedulian Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia  (FKM UI) melalui edukasi secara online kepada para remaja maupun kalangan usia dewasa di kawasan Jabodetabek.

“Materi edukasi yang disampaikan meliputi sosialisasi mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak (3M) dan tujuh pesan lainnya seperti etika batuk dan bersin, etika bepergian, panduan PHBS di tempat umum, panduan PHBS di ranah transportasi umum, etika masuk rumah setelah bepergian, panduan gizi seimbang, serta panduan aktivitas fisik dan berjemur,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FKM UI Triyanti, SKM, MSc dalam keterangan tertulis, Kamis (31/12/2020).

Tercatat edukasi secara online itu diikuti 453 peserta. Edukasi dilakukan dalam kelompok kecil yang difasilitasi oleh mahasiswa dengan target sasaran minimal 10 orang. Media yang digunakan adalah video berdurasi 9 menit dan buku bergambar karya mahasiswa dengan bimbingan Triyanti, selaku dosen pengampu.

Para mahasiswa FKM UI turut terlibat pada program ini sebagai bagian dari kegiatan mata kuliah bertajuk Intership Masyarakat atau Praktik Belajar di Masyarakat. Keterlibatan mahasiswa mulai dari pembuatan pesan, perancangan video dan booklet, sampai proses uji coba kedua media tersebut.

Dalam hasil sebelum dan sesudah test sebagai bentuk evaluasi program, para peserta mengaku akan mempraktikkan pesan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk menularkan pesan PHBS kepada teman, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

*Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pemerintah memutus rantai penularan virus COVID-19 di masyarakat, serta membantu mahasiswa untuk meningkatkan empati yang solutif terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi disekitarnya,” ujar Triyanti.

Editor: Aria Triyudha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini