Harnas.id, BOGOR – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kota Bogor resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Bogor Islamic Islamic Festival (BiiFest) 2026, sebuah agenda besar yang akan berlangsung selama 10 hari, mulai 20 Februari hingga 1 Maret 2026.
Sebagai langkah awal memperluas resonansi publik dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, jajaran pengurus ICMI Orda Kota Bogor melakukan audiensi strategis ke Markas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Senin (19/1/2026).
Ketua ICMI Orda Kota Bogor, Arief Rachman Badrudin, menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menyukseskan BiiFest 2026, khususnya dari sisi publikasi dan penguatan pesan ke masyarakat.
“BiiFest 2026 kami rancang sebagai agenda besar yang melibatkan banyak elemen. Kolaborasi dengan insan pers menjadi kunci agar pesan dan nilai yang kami bawa dapat tersampaikan dengan baik kepada publik,” ujar Arief.
Arief menjelaskan, BiiFest 2026 dirancang sebagai ruang inklusif yang merangkum beragam dimensi kehidupan masyarakat Kota Bogor, mulai dari budaya, keilmuan, kecendekiawanan, hingga nilai-nilai keislaman.
“Kegiatan ini melibatkan elemen pendidikan, pesantren, masjid, majelis taklim, hingga organisasi keislaman lainnya, dengan mengedepankan nilai Islam yang moderat dan membumi,” jelasnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BiiFest 2026 kini telah masuk dalam agenda resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sehingga penyelenggaraannya akan berlangsung lebih terstruktur dan masif.
Pelaksanaan festival akan tersebar di tiga titik utama, yakni:
- Botani Square sebagai pusat kegiatan atau main hub,
- Kementerian Agama Kota Bogor untuk pelaksanaan lomba MTQ dan Tahfizul Quran,
- Balai Kota Bogor dengan agenda khusus bertajuk Regenerasi Lewat Duta Cendekia Muda.
Salah satu terobosan baru dalam BiiFest 2026 adalah peluncuran program Duta Cendekia Muda, yang difokuskan pada pembinaan generasi muda.
Program ini lahir dari kegelisahan ICMI terhadap keberlanjutan estafet kepemimpinan cendekiawan di masa depan.
“Kami ingin anak-anak muda lebih mengenal dunia kecendekiawanan, sekaligus meningkatkan moralitas generasi muda Kota Bogor. Ini penting untuk menjaga kesinambungan peran ICMI ke depan,” tegas Arief.
Rencana besar ICMI Orda Kota Bogor ini mendapat sambutan positif dari Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, yang akrab disapa Kang Aldho.
Ia menegaskan bahwa PWI Kota Bogor siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan BiiFest 2026.
“Kami menyambut baik inisiatif ICMI. Kegiatan ini berkaitan erat dengan kerukunan umat beragama dan pembentukan moral generasi muda. PWI siap mendukung, baik melalui pemberitaan maupun kolaborasi program di lapangan,” ujar Kang Aldho.
Sinergi antara kaum cendekiawan dan insan pers ini diharapkan mampu menjadikan BiiFest 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Bogor.
Editor: IJS











