Gencarkan Informasi, DPD RI Membangun Sinergi dengan Media

Kegiatan kolaborasi dan sinergi antara DPD RI dan media diselenggarakan dalam pertemuan diskusi di Kota Bogor. Foto: Istimewa

BOGOR, Harnas.id – Keberadaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI saat ini kurang mendapat perhatian sebanding dengan DPR dan MPR RI di mata masyarakat. Meskipun telah ada sejak lama, DPD RI berfungsi sebagai pemantau dan evaluator rancangan peraturan daerah (Ranperda) serta peraturan daerah (Perda) yang berlaku di daerah.

Selain itu, anggota DPD RI juga memiliki tugas sebagai pengawas pelaksanaan Undang-Undang tentang otonomi daerah. Namun, kinerja anggota DPD RI tampak kurang terpublikasikan di media.

Untuk menginformasikan tugas dan fungsi DPD RI kepada masyarakat, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPD RI saat ini sedang gencar menyebarkan informasi mengenai berbagai aktivitas dan kinerja DPD RI. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Setjen DPD RI adalah menjalin kerjasama dengan media dan jurnalis.

Kegiatan kolaborasi dan sinergi antara DPD RI dan media diselenggarakan dalam pertemuan diskusi di Kota Bogor, dengan melibatkan narasumber seperti Kabag Pemberitaan dan Media Setjen DPD RI, Heru Firdan, Kasubag Pemberitaan Budi Fitra Helmi, dan Redaktur Pelaksana Pakar Online Syarif Hidayatullah.

“Kami membangun kolaborasi dengan media ini bukan hanya di Kota Bogor, tetapi di seluruh Provinsi di Indonesia. Ada kota-kota besar yang akan kami eksplor untuk kerjasama dan sinergi, salah satunya di Kota Bogor ini,” kata Heru Firdan, Kabag Pemberitaan dan Media Setjen DPD RI.

Heru menyatakan bahwa kinerja anggota DPD RI selama ini tampaknya kurang mendapat publikasi di media, meskipun mereka memiliki banyak tanggung jawab. Oleh karena itu, melalui forum komunikasi antara DPD RI dan media, mereka berusaha untuk turun ke daerah dan berinteraksi dengan rekan-rekan media setempat.

“Tujuannya adalah agar kinerja para anggota DPD ini dapat tersampaikan dan terpublikasi ke masyarakat di daerah,” tambahnya.

Heru menjelaskan bahwa hasil positif telah terlihat setelah forum komunikasi di Cirebon, di mana nilai publikasi di daerah meningkat. Di Kota Bogor, yang sudah maju dan berkembang, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik dengan DPD RI.

“Kedepannya, kita akan sering-sering bekerja sama ke daerah. Selama ini, kerjasama hanya di tingkat pusat. Kami berharap media dapat menginformasikan berbagai kegiatan DPD RI,” harapnya.

Kasubag Pemberitaan Setjen DPD RI, Budi Fitra Helmi, menambahkan bahwa yang terpenting saat ini adalah bagaimana DPD menjaga hubungan dengan media, baik di pusat maupun di daerah.

“Karena tanpa media, kita seperti bekerja tanpa ada yang sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa lembaga ini bertanggung jawab kepada masyarakat, karena dipilih oleh masyarakat. Oleh karena itu, ada kewajiban konstitusional bagi lembaga ini untuk menyampaikan informasi mengenai apa yang telah dilakukan dan tugas yang harus diselesaikan.

“Kita membutuhkan teman-teman media agar informasi mengenai kinerja DPD dapat disampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat,” tambahnya.

Budi menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan, sudah beberapa kali dicoba, namun dua tahun terakhir terputus akibat pandemi Covid-19, sehingga sulit untuk mengakses rekan-rekan media.

“Sekarang kami sudah mulai melanjutkannya dengan menyambangi teman-teman media di daerah dan akan diteruskan hingga tahun depan,” kata Budi.

Syarif Hidayatullah, Redaktur Pelaksana Pakar Online yang menjadi narasumber dalam diskusi, menyambut baik langkah Setjen DPD RI untuk membangun kolaborasi dan sinergi dengan media terkait informasi mengenai DPD RI.

Menurutnya, teman-teman media selama ini menghadapi kesulitan untuk mengakses informasi tentang DPD RI.

“Banyak isu dan informasi daerah yang menjadi bagian dari kinerja anggota DPD RI. Rencana kerjasama antara DPD RI dan media terkait informasi dan kinerja DPD RI sangat positif, karena masyarakat juga membutuhkan informasi mengenai DPD RI,” ungkapnya.

(IJS)